Kekerasan Itu Kembali Terjadi

18 06 2008

Lagi, lagi, dan lagi!!!

Melihat pemberitaan di televisi yang mengungkap berbagai tindakan kekerasan, dari ricuh monas, kekerasan guru kepada murid, kebrutalan gank motor yang anggotanya cewek-cewek, kemudian yang terbaru dan paling memuakkan, tindak kekerasan dalam lembaga pendidikan ‘STIP’ atau Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran, Penganiayaan, Pemukulan atau Premanisme.

Bagaimana tidak? Setelah tindak kekerasan yang terungkap di Kampus IPDN, kembali beredar video kekerasan yang dilakukan oleh ‘senior-senior’ terhadap junior-junior mereka di STIP (Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran).

Kekerasan yang sudah menimbulkan korban jiwa ini tentu saja menuai banyak protes dari berbagai kalangan, lembaga pendidikan yang diharapkan bisa menciptakan penerus bangsa yang bisa menjadi kebanggaan bersama, malah melakukan tindakan yang sangat jauh dari yang namanya berpendidikan, bahkan tidak salah kalau sebagian kalangan menyebut mereka sebagai ‘preman berseragam’!!!

Apa itu yang dinamakan mendidik??? Senioritas selalu menjadi alasan pelaku untuk bertindak semena-mena terhadap orang lain, khususnya para junior.

Melihat para korban yang dihajar habis-habisan tanpa bisa melawan membuat miris kita yang melihat, terlebih lagi orang tua korban, mereka menyekolahkan anaknya untuk diajar bukan DIHAJAR.

Lalu bagaimana dengan petinggi-petinggi di sana??
Asrama yang begitu ketat kok bisa kecolongan??
Apakah memang benar-benar tidak tahu, atau malah tidak mau tahu…?
Entahlah…

Tindakan awal yang dilakukan Menhub untuk menonaktifkan pejabat tertinggi di STIP dan juga pembentukan tim yang menginvestigasi kasus ini diharapkan tidak hanya berhenti sampai di situ saja tetapi benar-benar diusut sampai tuntas.

Jangan sampai pemerintah dan pihak terkait menunggu korban berikutnya berjatuhan baru menanggapi kasus ini dengan serius.

Dari berbagai kasus yang telah terjadi, seharusnya pemerintah menyadari bahwa ada yang salah dengan sistem lembaga pendidikan kita.

Lembaga pendidikan seharusnya bisa menciptakan sosok-sosok generasi penerus yang benar-benar berpendidikan, BUKAN SEBALIKNYA.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: