Empat Pilar Pendidikan Menurut UNESCO

24 10 2008

Hari Rabu kemarin, tepatnya tanggal 22 Oktober 2008, ketiga kalinya Saya dan teman-teman mengikuti kelas “Belajar Dan Pembelajaran” di mesjid kampus, masih sama dengan masalah sebelumnya, kami belum mendapatkan kelas pengganti kelas sebelumnya yang belum selesai direnovasi.

Read the rest of this entry »





Tasks for Students taking Intro to Literature

16 10 2008

Tugas ini al copy dari sitenya English Department FKIP Unlam, buat semua temen2 yang ngambil mata kuliah Intro To Literature, jangan lupa, deadline nya bentar lagi lho…

Ini dia tugasnya:

  1. Mention some characteristics of literary work. Explain each of them!
  2. Read one of the short stories, and then make a summary and explain its some moral values you can take! Use your text book as a guidance!

Notes: a. you can use bahasa Indonesia for answering the tasks;

b. at the end of October, you must complete and submit your tasks!

c. submit your tasks via e-mail: muin_sihyar@yahoo.com





kebohongan publik vs pembohongan publik

12 10 2008

Well, al bukan ahli bahasa, pengen aja ngepost ini, pengen ngeluarin uneg-uneg aja, ngga tau bener apa salah, kalo salah tolong dibetulin yah… 🙂

Here it is:

Ketika kita mendapati seseorang tokoh atau ada pihak yang telah melakukan suatu kebohongan dihadapan publik sering kita menyebutnya dengan istilah “kebohongan publik”, padahal kalau dilihat dari konteks bahasa, “kebohongan publik” artinya adalah kebohongan milik publik atau kebohongan tersebut dilakukan oleh publik,  sedangkan kasus di atas publik yang menjadi korban kebohongan, jadi hendaknya istilah tersebut jangan dibiasakan karena publik tidak punya salah apa-apa, yang benar mungkin istilah tersebut diganti menjadi “pembohongan publik”, yaitu suatu tindakan membohongi publik, publiklah yang dibohongi.

Tau dech… Kesian aja ma publik ato masyarakat kita  saat ini, udah hidup banyak yang susah, BBM naek, sembako naek, pembagian BLT rusuh, PKL-PKL digusur paksa, de el el, masa harus ditambah lagi dengan istilah kebohongan publik, halllooo….???? salah apa mereka…??? oknum-oknum yang bikin kebohongan eh malah dibilang kebohongan publik… Ckkk…ck..ck…

Seharusnya itu disebut sebagai kebohongan oknum-oknum yang memutarbalikkan fakta demi kemakmuran perutnya pembohongan publik. Eiiitsss, tapi jangan salah, ngga cuman oknum pejabat aja koq yang biasa ngelakuin hal itu, tapi artis-artis ato public figure juga sering berbuat seperti itu.

Sekian uneg-uneg dari saya, salah khilaf mohon maaf…

Wassalam.

(kayak pidato aja…) 😀