Banjarmasin, 29 Januari 2009, 2.33 am

29 01 2009

Tau ngga, tadi sore khan aku nemenin kakak iparku periksa ke bidan, nah waktu di tempat praktek bidan itu ada ibu-ibu yang nanya-nanya…

Ibu sotoy : Udah punya suami yah sampeyan…? hamil muda yaa…? belum keliatan perutnya…

Aku : ha…? ,*tampang shock ditanya tanpa tedeng aling-aling*, Bukan saya yang periksa, saya nganter kakak saya… (suara hatiku: “duh nie ibu-ibu durjana banget sich nanya ngga liat-liat dulu, wajah imut nian gini dikira udah hamil)

Ibu sotoy : Oh, ini kakaknya…? Kamu adeknya…? Saya kira sendiri-sendiri… Habis mungil sich kakaknya…

Aku : hehe.. iya bu, saya sehat… *o’on mode on*

====================================================

Cerita di atas adalah pengalaman salah seorang teman saya (cewek, red) ketika dia pergi nemenin kakaknya periksa ke bidan.

Pesan moral:

Terkadang pertanyaan yang ngga disangka-sangka bisa bikin kita speechless ato seenggaknya bisa membuat kita tampak bodoh di depan orang laen.

Waspadalah…!!!

Banjarmasin, 29 Januari 2009, 2.33 am


Advertisements




dukun hitam dan dukun putih

8 12 2008

dukun *go to hell*

dukun *go to hell*

Sekitar 13 tahun saya tinggal di sebuah kota “X”, di sana banyak sekali hal yang saya alami dan masih membekas di sudut kenangan dalam ingatan saya. Salah satu hal yang tentunya masih saya ingat adalah kehidupan warga di sana.

Kehidupan dua sisi yang berlawanan menurut saya, sisi pertama adalah betapa religiusnya warga di sana dan sisi kedua adalah betapa menjamurnya praktek klenik yang sangat menyesatkan itu.   Read the rest of this entry »





trotoar yang malang

5 12 2008

Waktu berangkat menuju sky radio sekitar jam 19. 30, di tengah jalan, tepatnya di perempatan pasar lama, saya melihat sebuah truk yang ban bagian kirinya terperosok ke dalam trotoar. Saya kurang tahu pasti apakah truk itu sengaja parkir di pinggir jalan lalu kemudian terperosok atau truk itu akan berbelok ke kiri namun dikarenakan jalan yang penuh oleh pengendara yang lain yang berhenti pada saat lampu merah, sehingga memaksa sopir truk itu mengambil jalur sebelah kiri sampai-sampai memakan jatah trotoar, namun malangnya trotoar itu tidak mampu menahan beban truk tersebut akhirnya hancur dengan sukses. Read the rest of this entry »





Sedikit Review tentang konser Aura Kasih dan ST 12 di Banjarmasin

20 11 2008

Tanggal 18 November 2008, Banjarmasin menjadi tempat terakhir yang menjadi persinggahan event konser “soulmate”, sebelumnya sudah digelar konser “soulmate” di Balikpapan, Barabai, dan Batulicin. Dalam rangkaian konser ini diisi oleh Aura Kasih, Samsons, dan ST12.Warga Banjarmasin bisa menyaksikan live performance dari Aura Kasih dan juga ST12 kira-kira jam 9 malam, setelah sore harinya sampai malam Banjarmasin diguyur hujan lebat, bahkan sebagian tempat di stadion Lambung Mangkurat menjadi banjir karena genangan air.Walaupun masih diguyur hujan, hal tersebut tidak mengurangi animo masyarakat yang ingin menyaksikan penampilan mereka.

Namun sayang, konser ini tidak bisa dibilang lancar, karena terjadi insiden yang kembali merusak image warga Banjarmasin di mata nasional, bagaimana tidak?, dalam konser pada Selasa malam itu terjadi penusukan terhadap seorang petugas keamanan, berita terkait ada di sini, belum lagi aksi saling dorong yang dilakukan penonton ketika memasuki pintu masuk (Saya, dan teman-teman merasakan bagaimana rasanya terjepit dalam kerumunan penonton tersebut).

Read the rest of this entry »





ketinggalan bini (waddeee’tiiiiiiiiittt…????)

7 11 2008

Tadi sore pulang jalan, al lewat pasar sudimampir, waktu al lewat, ada ibu-ibu bawa kresek gede sambil tereak-tereak gitu, jelas aja jadi perhatian orang sekitar situ, waktu ditanya kenapa, eh ngga taunya Ibu td tereak manggil suaminya yang ngeloyor pergi sementara si Ibu belum sempat naek motor…

Pasti si Bapak mikir istrinya udah naek di jok belakang, trus ngeloyor dech…

Al ngakak sendiri ngebayangin gimana kalo si Bapak sadar kalo istrinya ternyata ngga ada diboncengan…

“Mana istriku…mana istriku…??? Istriku ilang…!!! tuulluuuuuuunggg… ”

*Si Bapak: panik *mode on*

note: Si Bapak juga aja-aja ada deh, pake ketinggalan istri segala… ffiiiuuhhh…

*geleng-geleng pala* :mrgreen:





senyum para caleg

2 11 2008

Banjarmasin, 02 November 2008

Saya bukanlah mahasiswa yang pandai dengan yang namanya politik, namun setidaknya saya mengetahui bahwa dengan senyum kita bisa menarik simpati orang lain, lalu…? Apa hubungannya…?

Jadi begini, akhir-akhir ini sudah pasti kita sangat sering melihat baliho atau poster-poster para caleg yang akan beradu dalam pemilu legislatif atau apalah namanya (sekali lagi saya orang yang awam dengan dunia politik dan istilah-istilah yang berhubungan dengan politik), yang ingin saya soroti di sini bukan visi misi mereka atau janji-janji mereka, namun lebih kepada apa yang saya lihat setiap hari di tepi-tepi jalan.

Read the rest of this entry »





kebohongan publik vs pembohongan publik

12 10 2008

Well, al bukan ahli bahasa, pengen aja ngepost ini, pengen ngeluarin uneg-uneg aja, ngga tau bener apa salah, kalo salah tolong dibetulin yah… 🙂

Here it is:

Ketika kita mendapati seseorang tokoh atau ada pihak yang telah melakukan suatu kebohongan dihadapan publik sering kita menyebutnya dengan istilah “kebohongan publik”, padahal kalau dilihat dari konteks bahasa, “kebohongan publik” artinya adalah kebohongan milik publik atau kebohongan tersebut dilakukan oleh publik,  sedangkan kasus di atas publik yang menjadi korban kebohongan, jadi hendaknya istilah tersebut jangan dibiasakan karena publik tidak punya salah apa-apa, yang benar mungkin istilah tersebut diganti menjadi “pembohongan publik”, yaitu suatu tindakan membohongi publik, publiklah yang dibohongi.

Tau dech… Kesian aja ma publik ato masyarakat kita  saat ini, udah hidup banyak yang susah, BBM naek, sembako naek, pembagian BLT rusuh, PKL-PKL digusur paksa, de el el, masa harus ditambah lagi dengan istilah kebohongan publik, halllooo….???? salah apa mereka…??? oknum-oknum yang bikin kebohongan eh malah dibilang kebohongan publik… Ckkk…ck..ck…

Seharusnya itu disebut sebagai kebohongan oknum-oknum yang memutarbalikkan fakta demi kemakmuran perutnya pembohongan publik. Eiiitsss, tapi jangan salah, ngga cuman oknum pejabat aja koq yang biasa ngelakuin hal itu, tapi artis-artis ato public figure juga sering berbuat seperti itu.

Sekian uneg-uneg dari saya, salah khilaf mohon maaf…

Wassalam.

(kayak pidato aja…) 😀